Game Based Learning Assessment by Ivandhana
Game-Based Learning Assessment

Memahami manusia lewat cara mereka bermain, bukan cara mereka mengisi kuesioner.

GBLA adalah platform asesmen berbasis game yang mengukur perilaku, pola pikir, dan kecerdasan emosi peserta melalui simulasi cerita yang imersif — dirancang oleh asesor dan instructional designer berpengalaman untuk menjadi pondasi pengembangan individu, tim, dan kepemimpinan.

20
Game asesmen
8+
Framework global
AI
Laporan mendalam
Sesi Berlangsung
Ekspedisi Samudra Nusantara
Situational Leadership · 12 menit
Babak 3 dari 5
Mengarahkan62
Melatih78
Mendukung84
Mendelegasi41
Apa itu GBLA?

Mengukur lewat keputusan, bukan klaim diri.

Alih-alih meminta peserta menjawab pernyataan "saya adalah orang yang…" — yang mudah ditebak dan rentan dijawab "sesuai harapan" — GBLA menempatkan peserta dalam situasi hidup yang menuntut keputusan. Yang dibaca bukan klaim tentang diri, melainkan pilihan dan perilaku saat menghadapi dilema.

Lebih jujur

Sulit "diakali" karena yang dinilai perilaku dalam konteks, bukan jawaban normatif.

Lebih engaging

Pengalaman bercerita membuat peserta terlibat penuh dari awal hingga akhir.

Minim kecemasan

Terasa seperti bermain, bukan diuji — peserta tampil lebih natural dan apa adanya.

Mengapa ini penting

Pengembangan SDM yang akurat dimulai dari data perilaku yang valid.

Asesmen tradisional dirancang untuk efisiensi pengisian, bukan keakuratan perilaku. Riset global menunjukkan biaya nyata ketika organisasi salah membaca talenta mereka.

82%
Salah memilih pemimpin

Gallup menemukan 82% keputusan promosi manajerial gagal mengidentifikasi kandidat dengan talenta kepemimpinan tepat.

$8,8T
Kerugian disengagement global

State of the Global Workplace 2024 (Gallup) — produktivitas hilang akibat karyawan yang tidak terhubung dengan perannya.

44%
Skill yang akan berubah

Future of Jobs Report 2023 (WEF) — hampir separuh keterampilan inti akan bergeser dalam 5 tahun; learning agility jadi krusial.

Lebih engaging dari kuesioner

Riset SHRM & Aon menunjukkan asesmen berbasis game menurunkan drop-off hingga 5× dibanding tes psikometri konvensional.

Katalog Game

20 game, lima tema pengembangan.

Setiap game berakar pada framework yang diakui luas — DISC, Goleman, Dweck, Heifetz, Edmondson, Lencioni, Hersey & Blanchard, Kahneman — bukan teori buatan sendiri.

Lihat semua game
Nusa Cipta
Hambatan Berpikir Kreatif (Lorna P. Martin)
Nusa Cipta

Ekspedisi penemu yang mengukur 6 hambatan berpikir kreatif melalui telemetri perilaku, bukan kuesioner.

~25 menitDetail
Warung Senja
Kecerdasan Emosional (Goleman, Mayer-Salovey)
Warung Senja

Simulasi malam di warung yang mengukur 5 dimensi kecerdasan emosional lewat paradigma tervalidasi berbeda.

~25 menitDetail
Pasang Surut
Adaptive Leadership (Heifetz, Harvard Kennedy School)
Pasang Surut

Memimpin desa nelayan saat laut berubah. Mengukur 6 praktik adaptive leadership.

~30 menitDetail
Benang Merah
Berpikir Analitis (Watson-Glaser, MECE, CRT)
Benang Merah

Biro analisa yang mengukur 6 parameter analytical thinking dengan paradigma berbeda dan tervalidasi.

~25 menitDetail
Suara yang Tak Terucap
Psychological Safety (Edmondson)
Suara yang Tak Terucap

Simulasi memimpin tim hidup yang mengukur 6 faktor psychological safety sebagai pemimpin.

~30 menitDetail
Tunas
Growth Mindset (Carol Dweck)
Tunas

Pohon cahaya yang tumbuh mengikuti perilaku peserta. Mengukur growth mindset lewat 6 metode berbeda.

~25 menitDetail
Nakhoda
Situational Leadership (Hersey-Blanchard)
Nakhoda

Memimpin kapal melintasi samudra dengan menyesuaikan gaya kepemimpinan pada kesiapan tiap awak.

~25 menitDetail
Nirpeta
Learning Agility (Lombardo & Eichinger)
Nirpeta

Penjelajah tanpa peta yang mengukur agility belajar di situasi baru dan ambigu.

~25 menitDetail
Rute
DISC (William Marston)
Rute

Salesman keliling kota yang mengukur preferensi gaya perilaku DISC lewat keputusan situasional.

~25 menitDetail
Puncak
Lima Disfungsi Tim (Patrick Lencioni)
Puncak

Pendakian tim ke puncak yang mengukur 5 lapisan piramida disfungsi tim Lencioni.

~30 menitDetail
Kompas Nilai
Values-Based Leadership (Schwartz Values + Cikal 5 Stars Competencies)
Kompas Nilai

Sesi refleksi tiga lapis yang memetakan nilai diri, nilai kepemimpinan di bawah tekanan, dan keselarasannya dengan 5 Stars Competencies organisasi.

~30 menitDetail
Learning Bridge Architect
Instructional Design · Bloom Cognitive & Kirkpatrick
Learning Bridge Architect

Merancang jembatan pembelajaran berdampak: peserta mendiagnosis masalah bisnis, menyusun enabling objectives Bloom, memilih aktivitas & asesmen yang selaras, lalu mempertanggungjawabkan desain lewat pitch. Mengukur 7 dimensi kualitas desain pembelajaran.

~35 menitDetail
Time & Attention Allocation (Time Portfolio)
Anggaran Perhatian

Bagikan 100 poin perhatian Anda ke enam wilayah kepemimpinan, lihat pola tersembunyi antara niat dan realitas.

~15 menitDetail
Shadow Side of Strengths (Overused Strengths · CCL)
Bayangan Sang Pemimpin

Delapan kekuatan pemimpin — dan bayangannya. Temukan kapan kekuatan Anda mulai memakan diri sendiri.

~25 menitDetail
Leadership Readiness · Managerial Practices
Cabang Nusantara

Pimpin sebuah cabang di tengah tekanan target, dinamika tim, dan tuntutan klien. Empat fase mengungkap kesiapan Anda memimpin.

~30 menitDetail
Learning Agility (CCL Fundamental 4 + Korn Ferry)
Learning Agility Challenge

Rangkaian tantangan singkat menguji cara Anda merespons umpan balik, pola baru, kegagalan, dan ambiguitas.

~25 menitDetail
Value Prioritization (Schwartz-inspired)
Pertaruhan Nilai

Anggaran terbatas, banyak hal berharga. Pilihan Anda mengungkap nilai inti yang sesungguhnya.

~20 menitDetail
Legacy Reflection (Feared vs Aspired Selves)
Warisan Terbalik

Bayangkan apa yang orang katakan tentang Anda satu dekade dari sekarang — dari lima suara yang berbeda.

~20 menitDetail
Delegasi CAM (Clarity · Accountability · Momentum)
CAM Delegation Lab

Simulasi delegasi berbasis skenario untuk mengukur kejelasan hasil, penguncian ownership, dan menjaga momentum tim.

~35 menitDetail
TUNTAS — Lima Hari Terakhir
Executive Function & Work Capacity (Tower of London, Multiple Errands Test, Implementation Intentions)
TUNTAS — Lima Hari Terakhir

Simulasi tinjauan mutu lima hari: peserta merancang rencana, memilah prioritas saat kapasitas penuh, dan menuntaskan pekerjaan yang bergantung pihak lain.

~30 menitDetail
Asesor Berpengalaman
Instructional Designer
Telemetri Perilaku
Framework Global
Kredibilitas

Disusun oleh asesor dan instructional designer berpengalaman.

Setiap alat uji di GBLA dikembangkan melalui kolaborasi antara asesor bersertifikasi, instructional designer, dan praktisi pengembangan organisasi. Setiap skenario diuji secara iteratif untuk memastikan validitas, reliabilitas, dan relevansinya bagi konteks profesional Indonesia — sehingga hasil asesmen dapat dipakai sebagai pondasi pengembangan individu yang akurat dan bermakna.

  • Forced-choice ipsatif & Situational Judgment Test untuk meminimalkan bias social desirability.
  • Evidence-Centered Design dengan telemetri perilaku — membaca proses, bukan sekadar benar/salah.
  • Hasil berupa profil & pita disertai indikator kejelasan dan konsistensi jawaban.
  • Alat refleksi & pengembangan, bukan vonis seleksi tunggal.
Alur Sederhana

Dari undangan ke laporan AI dalam empat langkah.

1
Kirim undangan

Buat link unik untuk peserta dengan satu klik.

2
Peserta bermain

Berjalan di browser, ±10–15 menit, tanpa instalasi.

3
AI menganalisa

Telemetri dan skor dipetakan ke framework, AI menulis profil mendalam.

4
Debrief & kembangkan

Laporan PDF siap dibahas sebagai bahan coaching atau refleksi.

Untuk Perusahaan & Konsultan

Siap menjadikan asesmen sebagai pondasi pengembangan tim Anda?

Kelola sesi, kirim undangan ke peserta, dan dapatkan laporan AI yang siap dipakai untuk coaching, debrief, dan perencanaan pengembangan individu.